Jumat, 27 September 2013

Inventasi1.  Pengertian modal.
Menurut: SchwiedlandSchwiedland memberikan pengertian modal dalam arti luas, dimana modal itu meliputi baik dalam bentuk uang (geld kapital) maupun dalam bentuk barang (sach kapital).2.  Pengertian modal.
Menurut: sayaModal adalah suatu barang atau uang yang harus di keluarkan terlebih dahulu guna membuat usaha kita berjalan lancar.3.  Usaha Restoran Dim Sum / Chines Food.
-      Modal awal ( Bahan alat-alat )..........................Rp.  13.000.000
-      Biaya bahan ( Daging, seafood, sayur, dan lain-lain ).Rp.      800.000
-      Sewa tempat 1 tahun ( milik sendiri )..................Rp.               0
-      Meja, Kursi, Dekorasi, Kompor gas.....................Rp.   10.000.000 +
-      Total......................................................Rp.  23.800.000 -      Biaya Operasional:
-      Gaji Pegawai 5 orang Rp. 700.000 x 5 =.............Rp.     3.500.000
-      Biaya Promosi............................................Rp.    1.000.000
-      Listrik, air, telephone / Bulan..........................Rp.    1.500.000 +-      Total......................................................Rp.    5.500.000
-      Total Biaya..............................................Rp.    29.300.000
 -      Pemasukan/penjualan
-      Omzet perhari:
-      Shrimp Dumplin        17 x Rp. 15.000 =...................Rp. 255.000
-      Fun Gao                16 x Rp. 15.000 =...................Rp. 240.000
-      Jiau Zi                 18 x Rp. 10.000 =...................Rp. 180.000
-      Shau mai               16 x Rp. 10.000 =...................Rp. 160.000
-      Man Thou              19 x Rp.  8.000 = ..................Rp. 152.000
-      Cha Siau Bau          18 x Rp. 10.000 =...................Rp. 180.000
-      Shanghai Steambut   18 x Rp. 10.000 =...................Rp. 180.000
-      Steamed meatb       19 x Rp. 15.000 =...................Rp. 285.000
-      Spare Ribs            20 x Rp. 10.000 =....................Rp. 200.000
-      Lotus Leaf Rice       10 x Rp. 17.000 =...................Rp. 170.000
-      Congee                 20 x Rp. 8000   =....................Rp. 160.000
-      Chinese tea(5)        20 x Rp. 10.000 =....................Rp. 200.000+-      Hasil Omzet Perhari...........................................Rp.2.362.000
-      Hasil Omzet perbulan Rp. 2.362.000 x 30=..............Rp.  70.860.000
-      Hasil Omzet pertahun Rp. 70.860.000 x 12=............Rp. 850.320.000
Laba kotor = Rp. 70.860.000Laba bersih = Rp. 70.860.000 – Rp. 29.300.000 = Rp.41.560.0004.  Usaha Batik.
-      Modal yang di perlukan
-      Modal awal ( bahan dan alat-alat )..........................Rp. 8.000.000
-      Biaya Bahan ( Kain, canting, malam, pewarna tekstil, dll ) Rp. 9.500.000
-      Sewa tempat 1 tahun ........................................Rp.10.000.000
-      Meja cap dan kursi ...........................................Rp.   250.000+-      Total...........................................................Rp. 27.750.000
Biaya operasional-      Biaya gaji karyawan Rp. 800.000 x 4=....................Rp. 3.200.000
-      Biaya listrik, air, telephone=...............................Rp.    900.000
-      Biaya lain-lain/promosi=.....................................Rp. 1.500.000 +
-      Total=........................................................Rp. 5.600.000-      Total biaya=.................................................Rp.33.350.000
Pemasukan/penjualan-      Kain Catton Cap = Rp. 200.000 x 15=.....................Rp. 3.000.000
-      Kain Catton Tulis= Rp. 250.000 x 12=.....................Rp. 3.000.000
-      Kain Sutra Cap  = Rp. 400.000 x  9=......................Rp. 3.600.000
-      Kain Sutra Tulis = Rp. 500.000 x  6=......................Rp. 3.000.000+Total=.........................................................Rp.12.600.000Omzet perbulan Rp. 12.600.000 x 30=.................Rp.   378.000.000Omzet pertahun Rp. 378.000.000 x 12=...............Rp. 4.536.000.000Laba kotor =................................................Rp. 378.000.000Laba bersih= Rp. Rp. 378.000.000 – Rp. 33.350.000= Rp. 344.650.0005.  Warnet
6.  Toko sperpart
7.  Rumah makan khas Indonesia
8.  Toko komputer
9.  Tempat les privat
10.            Rental buku
11.            Bengkel mobil
12.            Bengkel motor
13.            Tempat penyucian mobil
14.            Laundry
15.            Toko sembako
16.            Apotik
17.            Toko obat tradisional
18.            Tempat praktek dokter
19.            Toko HP
20.            Kios Pulsa
21.            Rental mobil
22.            Butik
23.            Toko sepatu
24.            Trevel
25.            Titipan kilat

Selasa, 04 Desember 2012

Welcome To Stella Blog: A.     Peri...

Welcome To Stella Blog: <!--[if !supportLists]-->A.     <!--[endif]-->Peri...: A.       Perizinan usaha Perizinan usaha baik usaha perseorangan, usaha kecil dan menengah ( UKM ) maupun usaha berskala besar. Di indon...

A.      Perizinan usaha
Perizinan usaha baik usaha perseorangan, usaha kecil dan menengah ( UKM ) maupun usaha berskala besar. Di indonesia, pendirian usaha diatur dalam undang-undang, yaitu melalui peraturan daerah dan peraturan dari departemen perdagangan serta departemen  atau instansi yang terkait dengan bidang usaha yang memerlukan izin tersebut adalah sebagai berikut.
-          Usaha perdagangan memerlukan surat izin usaha perdangan (SIUP)                dan departemen kebudayaan dan pariwisata.
-          Usaha dibidang kepariwisataan memerlukan surat izin usaha kepariwisataan dari departemen kebudayaan dan pariwisata.
-          Usaha jasa konstruksi memerlukan surat izin usaha jasa  konstruksi (SIUJK) dan departemen pekerjaan umum.
Surat-surat yang harus dipersiapkan ketika akan membuka usaha adalah sebagai berikut.
1.       Surat izin gangguan (HO) dan surat izin tempat usaha (SITU)
Kedua surat izin ini dikeluarkan oleh pemerintah daerah, izin gangguan adalah pemberian izin tempat usaha kepada perusahaan ata badan dilokasi tertentu yang dapat menimbulkan bahaya atau kerusakaan lingkungan.
Persyaratan untuk memperoleh HO dan SITU adalah:
a.       Surat pemohon
b.      Fotokopi surat pemohon
c.       Fotokopi IMB sesuai fungsi usaha
d.      Fotokopi tanda lunas PBB tahun berjalan
e.      Fotokopi akta pendiriian perusahaan untuk badan usaha, dll
2.       Surat izin usaha perdagangan (SIUP)
 Surat izin usaha perdagangan (SIUP) adalah surat izin untuk dapat melaksanakan kegiatan usaha perdagangan.
 Untuk mengajukan penertiban SIUP, pengusaha harus mengajukan              SP-SIUP baru kepada penerbit SIUP dengan melampirkan dokumen di bagi menjadi 3 lembaga yaitu:
1.       Perseroan terbatas
2.       Koperasi
3.       CV dan FIRMA
4.       Perusahaan Perseorangan
B.      Surat – menyurat
Kegiataan surat-menyurat penting dalam kegiataan usaha karena salah satu bentuk hubungan dengan pihak lain yang bersangkutan. Jenis-jenis surat niaga di bagi menjadi:
1.       Surat perkenalan
2.       Surat permintaan penawaran
3.       Surat penawaran
4.       Surat pesanan
5.       Surat pemberitahuan pengiriman barang
6.       Surat pengaduan, dan
7.       Surat pengiriman pembayaran
 

Soal:
1.       Singkatan dari surat izin gangguan adalah.....
a.       Ho2                 b. Ho2                    c. Oh        d. HO
2.       Singkatan dari surat izin tempat usaha adalah.....
a.       SITU               b. SUTI                  c. TUSI    d. TSIU
3.       Singkatan dari surat izin usaha perdaganggan.....
a.       SIPU              b. SIUP                 c. SUPI    d. SPIU